“Yang 2,5 tahun ini tertimpa kepalanya, cedera kepala berat. Sudah kita CT Scan, hasilnya sedang menunggu assessment dari bedah saraf. Nanti kita lihat apakah tindakan dilakukan di sini atau dirujuk ke rumah sakit tipe A,” ungkapnya.

Terkait kabar adanya korban meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, Ilham membantah.

“Saat ini belum, mudah-mudahan jangan ya. Kita coba sekuat mungkin untuk bisa menangani pasien-pasien dengan baik. Namun ada tujuh pasien yang sudah diperkenankan pulang,” katanya.

Baca Juga  Tak Hanya Pusat, Bawaslu Kota Bogor Juga Alami Pembatasan Akses LADK

Ia juga menegaskan, seluruh biaya perawatan korban tidak akan dibebankan kepada pasien. “Pasien tidak akan kita bebankan biaya apapun. Ini musibah, dan kita mohon doanya supaya bisa menangani,” ucap Ilham.

Sebelumnya, bangunan dua lantai Majelis Taklim Asolihin di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, ambruk saat digelarnya pengajian Maulid Nabi. Ratusan jamaah yang mayoritas ibu-ibu, anak-anak, dan lansia hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga  Doa Wanita 145 Tahun untuk Bima Arya dan Dedie Rachim | Headline Bogor

Diduga, bangunan tidak memadai dan melebihi kapasitas sehingga mengakibatkan struktur ambruk dan menimpa jamaah di dalamnya. (DR)